Tradisi/Budaya Orang Madura

Tradisi/Budaya Orang Madura - kali ini saya akan membahas atau menginformasikan seputar budaya di madura yaitu tradisi Petik Laut yang di gelar setiap tahunnya selama 2 hari 2 malam tiap desanya dengan berbagai acara pagelaran yang untuk tahun ini sudah terselenggara pertengahan bulan april 2014 kemaren.
kali ini saya akan menulis petik laut yang sudah jadi tradisi di desa saya kaduara timur kec. pragaan kab. sumenep madura dan di kampung sebelah yaitu kaduara barat kec. larangan kab. pamekasan. Dua desa ini merupakan desa bersebelahan yang menjadi daerah batas kabupaten sumenep dan pamekasan dengan lokasi strategis dekat jalan raya surabaya sumenep, tempat tempat rekreasi dan daer
ah pesisir selatan madura tentunya.

Tasyakuran yang dikemas dengan Petik Laut dilakukan masyarakat pesisir dalam rangka "slametan tase'" [ selamatan Pantai ]
Acara yang biasa dilakukan sekali setahun itu, merupakan tradisi turun menurun dari nenek moyang masyarakat dan sudah merupakan tradisi bagi masyarakat pesisir dikemas dengan Selamatan, Pagelaran Budaya Sinden Madura, 2 malam acara sronen madura [ ludruk ], arak-arakan perahu dan peletakan sesajian "perahu jitek" ke laut yang berisi berbagai macam buah dan jajanan pasar,Pawai budaya, lawak khas madura dll
Tradisi/Budaya Orang Madura

Sesajian yang diletakkan ditengah laut, bertujuan untuk memohon keselamatan pada Sang Pencipta agar keselamatan kawasan laut yang biasa dijadikan sebagai lahan untuk mencari ikan oleh para nelayan senantiasa aman dan tidak memakan korban.

Tujuan acara ini memohon keselamatan pada Sang Kuasa untuk keselamatan laut, khususnya bagi para nelayan yang biasa mencari ikan di laut itu.

Tujuan lain dari kegiatan itu juga untuk menjalin kekompakan masyarakat desa dan juga berharap agar ikan yang akan ditangkap oleh para nelayan semakin mudah untuk ditangkap oleh para nelayan.

bila agan sista ingin menikmati wisata dan pengalaman baru dengan tradisi petik laut,, datanglah ketempat kami tiap tahunnya antara bulan maret sampai bulan juni sesuai jadwal yang di sepakati 

More aboutTradisi/Budaya Orang Madura

Tradisi Nama Orang Bali

Tradisi Nama Orang Bali - Indonesia memiliki banyak sekali pulau. Ribuan bahkan puluh ribuan pulau tersebar di pelosok tanah air ini.

Dari masing-masing pulau, tak jarang memiliki tradisi tersendiri yang unik dan berbeda dari tradisi-tradisi lainnya. Contohnya Tradisi Unik Dibali Dalam Pemberian Sebuah Nama. Karena dibali, Adat dan budayanya masih sangat terasa kental sehingga telah melekat disetap warga dibali. Karena faktor inilah banyak para wisatawan domestik maupun mancanegara yang berdatangan ke pulau yang dikenal pulau seribu pura.

Salah satu tradisi unik yang masih ada dibali adalah Tradisi Pemberian Nama, Setiap orang dibali umunya memiliki nama depan yang relatif sama contohnya komang, Putu, Gede. Itu dikarenakan ada sebuah aturan Tradisi yang tidak tertulis yang mengatur pemberian nama setiap anak dibali. Aturan ini harus kita lestarikan agar tetap terjaga untuk anak cucu kita.

Indonesia memiliki banyak sekali pulau. Ribuan bahkan puluh ribuan pulau tersebar di pelosok tanah air ini.

Dari masing-masing pulau, tak jarang memiliki tradisi tersendiri yang unik dan berbeda dari tradisi-tradisi lainnya. Contohnya Tradisi Unik Dibali Dalam Pemberian Sebuah Nama. Karena dibali, Adat dan budayanya masih sangat terasa kental sehingga telah melekat disetap warga dibali. Karena faktor inilah banyak para wisatawan domestik maupun mancanegara yang berdatangan ke pulau yang dikenal pulau seribu pura.

Salah satu tradisi unik yang masih ada dibali adalah Tradisi Pemberian Nama, Setiap orang dibali umunya memiliki nama depan yang relatif sama contohnya komang, Putu, Gede. Itu dikarenakan ada sebuah aturan Tradisi yang tidak tertulis yang mengatur pemberian nama setiap anak dibali. Aturan ini harus kita lestarikan agar tetap terjaga untuk anak cucu kita.

Nah intinya, Tradisi dibali itu minimal harus punya 4 orang anak agar dapat melengkapi keempat nama yang ada. dan itu bertentangan dengan program pemerintah yaitu KB yang mengharuskan mempunyai anak maksimal 2 anak lebih baik yang bertujuan untuk menangani melonjaknya pertumbuhan penduduk di indonesia.

"Bagaimana Kalau Kita Mempunyai Lebih Dari 4 Orang Anak ???"

Pertanyaan yang bagus, Apabila Kita mempunyai lebih dari 4 orang anak, 
contohnya kita memiliki anak 7 bersaudara. Untuk 4 Orang anak pertama, kita tatap menggunakan aturan diatas. Dan untuk 3 sisanya dalam istilah bali itu namanya Anak Penagel. ketiga anak itu tetap diberikan nama sesuai dengan urutan dari awal. Mengulang kembali nama-nama yang telah diberikan pada 4 kakak-kakaknya sampai pada urutan ke tiga. Tak heran jika ada 8 bersaudara anak ke-4 dan ke-8 memiliki nama depan yang sama yaitu Ketut.
More aboutTradisi Nama Orang Bali

Guru Joko Tingkir

Guru Joko Tingkir - joko tingkir itu punya banyak guru yang rata-rata merupakan tetua tanah jawa yang disegani karena ilmu-ilmu kanuragan dan kedigdayaannya yang tinggi dan guru-gurunya joko tingkir itu adalah teman-teman dekat ayahnya yaitu Ki Ageng Pengging/Kebo Kenongo dan dari data yang ane dapet nama-nama gurunya joko tingkir :
1. Ki Ageng Tingkir
2. Ki Ageng Butuh
3. Ki Ageng Getas Aji
4. Ki Ageng Majasta
5. Ki Ageng Tambakbaya
6. Ki Ageng Tembalang
7. Ki Ageng Ngerang
8. Ki Ageng Selo
9. Ki Ageng Banyu Biru (konon tokoh ini adalah Kebo Kanigoro yg merupakan kakak kandung Kebo Kenongo ayahnya Joko Tingkir. Kebo Kanigoro lebih memilih untuk mendalami ilmu keagamaan dan bersemedi serta menolak untuk menggantikan posisi ayahnya Handayaningrat sebagai Adipati Pengging di Jaman Kekuasaan Kerajaan Majapahit. Sedangkan Handayaningrat adalah menantu dari Maharaja Majapahit terakhir yaitu Prabu Brawijaya V)terlepas kanjeng sultan hadiwijaya ini raja kesultanan demak atau bukan, sy pribadi selalu mengagumi beliau.
analisa agan masih sama dengan sejarah yg kita tau, cuma kita mengetahui beliau sbg penerus kesultanan demak yg bertahta di Pajang Hadiningrat. Gelar Sultan Hadiwijayapun yang bertahta di Pajang Hadiningratpun (kalau tidak salah), didapat setelah dikukuhkan oleh Kanjeng Sunan Giri di giri kedaton sana.

terlepas kanjeng sultan hadiwijaya ini raja kesultanan demak atau bukan, sy pribadi selalu mengagumi beliau.
analisa agan masih sama dengan sejarah yg kita tau, cuma kita mengetahui beliau sbg penerus kesultanan demak yg bertahta di Pajang Hadiningrat. Gelar Sultan Hadiwijayapun yang bertahta di Pajang Hadiningratpun (kalau tidak salah), didapat setelah dikukuhkan oleh Kanjeng Sunan Giri di giri kedaton sana.

setan kober itu senjata ampuh gan (kisahnya mirip keris empu gandring yg makan 7 turunan) apalagi kalau ditangan orang sakti spt Aryo Penangsang.
Joko Tingkir pun gak akan mudah mengalahkan Aryo Penangsang kalau misalnya terjadi perang tanding makanya dibikin siasat dan strategi yg canggih mulai dari memancing amarah, medan pertempuran sampai2 kuda Aryo Penangsang saja diperhitungkan.

menurut saya bukan semata2 dendam tapi krn Aryo Penangsang makar sebab dia merasa sbg ahli waris yg secara sah berhak atas tahta.
lagipula Mataram saat itu belum ada gan, masih berupa alas mentaok.

Ketika Aryo Penangsang makar status Joko Tingkir sudah jadi Raja di Pajang gan, gelarnya Sultan Hadiwijaya.
Lha justru makarnya itu krn Aryo Penangsang tidak terima jika Joko Tingkir yg statusnya mantu malah jadi raja sementara dia yg keturunan raja tidak diangkat.

Bersambung....
More aboutGuru Joko Tingkir

Kisah Perjalanan Joko Tingkir -


Kisah Perjalanan Joko Tingkir - Judul diatas adalah merupakan an alisa pribadi saya berdasarkan logika dan mungkin tidak mempunyai data bukti sejarah yang akurat. Tetapi terlepas dari hal tersebut pada dasarnya data-data sejarah tentang tokoh JOKO TINGKIR pun sangat sedikit referensinya yang hanya berdasarkan pada naskah kuno dalam bentuk babad/cerita yang kurang kuat untuk dijadikan sebagai data bukti sejarah karena ada pencampuradukan antara fakta dan mitos.

Sosok JOKO TINGKIR yang merupakan Raja dari Kesultanan Pajang dengan gelar SULTAN HADIWIJAYA memang benar-benar sebuah fakta tetapi kisah tentang penyerangan beberapa buaya di Sungai Bengawan Solo yang menurut kisah babad adalah prajurit dari kerajaan siluman buaya dan akhirnya dapat dikalahkan oleh JOKO TINGKIR bahkan ada kisah yang menceritakan bahwa setelah mengalahkan buaya-buaya tersebut akhirnya JOKO TINGKIR berkelahi dan dapat mengalahkan Sang Raja Siluman Buaya yang murka karena prajurit siluman buayanya dipecundangi oleh JOKO TINGKIR sedikit mengandung unsur mitos dari sudut pandang logika.

Berikut ini paparan analisa pribadi saya tentang teori bahwa JOKO TINGKIR PERNAH MENJADI RAJA KESULTANAN DEMAK BINTORO KE-5 :

Menurut data sejarah yang saya jadikan acuan bersumber dari WIKIPEDIA.ORG bahwa sosok JOKO TINGKIR adalah menantu dari Raja Kesultanan Demak Bintoro Ke-3 yaitu SULTAN TRENGGONO yang dinikahkan oleh puteri Sang Sultan bernama RATU MAS CEMPAKA dan kemudian JOKO TINGKIR diserahi jabatan Adipati di Kadipaten Pajang. 

Ketika SULTAN TRENGGONO tewas saat memimpin langsung pasukan Kesultanan Demak Bintoro untuk menyerang Panarukan, Situbondo yang saat itu dikuasai Blambangan pada tahun 1546 tampuk kekuasaan Kesultanan Demak Bintoro digantikan oleh putera Sang Sultan yang bernama SUNAN PRAWOTO yang juga merupakan kakak ipar dari JOKO TINGKIR dan SUNAN PRAWOTO menjadi Raja Kesultanan Demak Bintoro ke-4. 

Tetapi kemudian pada tahun 1549 SUNAN PRAWOTO dibunuh oleh sepupunya sendiri yaitu ARYO PENANGSANG yang menuntut balas atas kematian ayahnya yang bernama RADEN KIKIN atau yang lebih dikenal dengan PANGERAN SEDO ING LEPEN karena dibunuh oleh keponakannya yaitu SUNAN PRAWOTO dalam sebuah perebutan takhta kerajaan Kesultanan Demak Bintoro untuk memperebutkan menjadi Raja Kesultanan Demak Bintoro ke-3 menggantikan posisi ADIPATI UNUS/PANGERAN SEBRANG LOR yang tewas ketika berperang di Malaka untuk mengusir Bangsa Portugis.

Setelah terbunuhnya SUNAN PRAWOTO maka tampuk kekuasaan kerajaan kosong dan pewaris takhta untuk menjadi Raja Kesultanan Demak Bintoro ke-5 seharusnya memang diberikan kepada anak dari SUNAN PRAWOTO yang bernama RADEN ARYO PANGIRI tetapi karena masih kecil dan belum cukup umur maka tahkta kerajaan pun dialihkan ke adik SUNAN PRAWOTO.

Kandidat pertama adalah suami dari RATU KALINYAMAT yang bernama PANGERAN HADIRI. Tetapi PANGERAN HADIRI disingkirkan dan dibunuh pula oleh pasukan Kadipaten Jipang Panolan yang dibawah komando ARYO PENANGSAN.

Sehinga pilihan kemudian jatuh pada kandidat kedua yaitu suami dari RATU MAS CEMPAKA yang bernama JOKO TINGKIR / MAS KAREBET untuk menjadi Raja Kesultanan Demak Bintoro yang ke-5.

Tetapi sebelum dinobatkan sebagai seorang raja, JOKO TINGKIR mendapat tugas dari keluarga kerajaan untuk membalaskan dendam dan membunuh ARYO PENANGSANG yang mana misi itu juga sekaligus dimaksudkan untuk menyingkirkan ancaman terhadap takhta kerajaan. 

JOKO TINGKIR segan untuk berperang menghadapi ARYO PENANGSANG yang masih merupakan keluarga kerajaan Kesultanan Demak Bintoro tetapi keseganan itu bukan berarti takut karena JOKO TINGKIR sendiri mempunyai kesaktian yang cukup tinggi yang bisa mengimbangi bahkan dapat mengalahkan kesaktian ARYO PENANGSANG. 

Pendapat tersebut diatas dapat diperkuat oleh sebuah kejadian dimana JOKO TINGKIR juga menjadi target yang harus disingkirkan dan dibunuh oleh ARYO PENANGSANG dan misi pembunuhan terhadap JOKO TINGKIR pun pernah coba dilakukan dengan mengirim orang-orang sakti pilihannya untuk melenyapkan JOKO TINGKIR dengan dibekali KERIS KYAI SETAN KOBER yang sakti dan merupakan pusaka andalan milik ARYO PENANGSANG. 

Tetapi usaha pembunuhan terhadap JOKO TINGKIR itu pun menemui kegagalan dan tidak berhasil karena keris sakti tersebut tidak dapat melukai dan menembus tubuh JOKO TINGKIR yang mempunyai ilmu kebal.

Karena keseganan JOKO TINGKIR tersebut diatas maka dicari jalan lain untuk tetap bisa melaksanakan misi balas dendam untuk membunuh ARYO PENANGSANG maka diadakanlah sayembara dengan hadiah berupa tanah perdikan di daerah PATI dan MATARAM.

Dan pada tahun yang sama dengan tahun terbunuhnya SUNAN PRAWOTO yaitu pada tahun 1549 akhirnya ARYO PENANGSANG dapat dibunuh oleh peserta sayembara yang tidak lain adalah kakak-kakak angkat seperguruannya JOKO TINGKIR yaitu KI AGENG PAMANAHAN dan KI AGENG PENJAWI yang dibantu pula oleh anaknya KI AGENG PAMANAHAN yang bernama DANANG SUTAWIJAYA yang dikemudian masa akan menjadi seorang raja pendiri Kerajaan Kesultanan Mataram dengan gelar PANEMBAHAN SENOPATI.

Setelah ARYO PENANGSANG dapat dibunuh maka JOKO TINGKIR pun dinobatkan menjadi RAJA KESULTANAN DEMAK BINTORO ke-5 menggantikan posisi SUNAN PRAWOTO yang tahun penobatannya sebagai raja diperkirakan masih pada kisaran tahun 1549 juga atau mungkin sedikit lebih lama satu tahun yaitu di tahun 1550 setelah prahara besar yang terjadi pada keluarga kerajaan Kesultanan Demak Bintoro dengan terbunuhnya dua anggota keluarga mereka yaitu SUNAN PRAWOTO dan PANGERAN HADIRI.

Karena situasi politik di lingkungan istana kerajaan masih kurang kondusif pasca terbunuhnya ARYO PENANGSANG dengan adanya kekhawatiran akan terjadinya serangan balasan atas kematian ARYO PENANGSANG dari para pendukungnya dimana menurut analisa dan perkiraan saya, JOKO TINGKIR dan anggota keluarga Kesultanan Demak Bintoro merasa khawatir terhadap aksi balasan dari pihak SUNAN KUDUS yang merupakan guru dari ARYO PENANGSANG, maka diambil keputusan untuk memindahkan pusat kekuasaan ke Kadipaten Pajang yang merupakan wilayah tugas JOKO TINGKIR. 

Kisah Perjalanan Joko Tingkir - Kemudian kenapa kekuasaan yang diberikan kepada JOKO TINGKIR yang masih mempunyai legitimasi kekuasaan dari KESULTANAN DEMAK BINTORO diganti menjadi KESULTANAN PAJANG ? kemungkinan jawabannya berdasarkan analisa dan perkiraan saya karena adat atau pun kebiasaan yang berkembang di masyarakat Jawa untuk mengganti nama lama dengan nama baru sebagai harapan untuk membuang sial. 

Dengan catatan sejarah yang tragis dan pilu yang pernah terjadi dan pernah dialami oleh keluarga kerajaan Kesultanan Demak Bintoro dengan tewasnya dan terbunuhnya beberapa anggota keluarga kerajaan yang diantaranya dapat dijelaskan sebagai berikut : 
1. ADIPATI UNUS / PANGERAN SEBRANG LOR yang menjadi raja 
Kesultanan Demak Bintoro ke-2, tewas ketika berperang untuk mengusir 
bangsa Portugis di Malaka.
2. RADEN KIKIN/PANGERAN SEDO ING LEPEN dibunuh oleh SUNAN 
PRAWOTO. 
3. SULTAN TRENGGONO Raja Kesultanan Demak Bintoro ke-3 yang tewas 
ketika berperang dengan Panarukan, Situbondo. 
4. SUNAN PRAWOTO Raja Kesultanan Demak Bintoro ke-4 yang dibunuh 
oleh ARYO PENANGSANG. 
5. PANGERAN HADIRI suami dari adik perempuan SUNAN PRAWOTO juga 
dibunuh oleh ARYA PENANGSANG.
6. ARYO PENANGSANG sendiri terbunuh bersama ambisi dan dendamnya.

Oleh karena itu untuk menghilangkan nasib buruk yang membayangi Kesultanan Demak Bintoro maka kemungkinan ada musyawarah untuk mengganti nama kesultanan yang lama dengan nama baru. Dan karena kebetulan pada masa transisi tersebut pusat pemerintahan dipindahkan ke Kadipaten Pajang maka diambillah nama Kadipaten Pajang itu menjadi nama baru kerajaan yaitu KESULTANAN PAJANG.

Penjabaran diatas mungkin tidak mempunyai dasar yang kuat dan tidak didukung dengan fakta-fakta yang otentik tapi hal tersebut diatas hanya berdasarkan pada pemikiran & analisa logika pribadi saya semata. Saya mohon maaf kalau paparan saya tersebut kurang berkenan bagi yang membacanya. Tapi diskusi sejarah yang fakta-faktanya belum terungkap dengan jelas karena minimnya referensi maka diskusi untuk menganalisa terhadap sejarah tersebut berjalan dinamis. 

Apabila rekan-rekan yang mempunyai sumber data sejarah yang lebih kuat dan jelas tentang Sejarah Kesultanan Pajang maka tidak ada salahnya untuk berbagi informasi di sini. Dan akhirnya saya ucapkan terima kasih atas perhatian yang akan rekan-rekan berikan. Salam.

More about Kisah Perjalanan Joko Tingkir -

Cara Setan Memasuki Jiwa Manusia

Cara Setan Memasuki Jiwa Manusia - Hati manusia bagaikan benteng sedangkan setan adalah musuh yang senantiasa mengintai untuk menguasai benteng tersebut. Kita tidak bisa menjaga benteng kalau tidak melindungi atau menjaga/menutup pintu-pintu masuknya setan ke dalam hati.

Kalau kita ingin memiliki kemampuan untuk menjaga pintu agar tidak diserbu setan, kita harus mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan setan sebagai jalan untuk menguasai benteng tsb. Melindungi hati dari gangguan setan adalah wajib oleh karena itu mengetahui pintu masuknya setan itu merupakan syarat untuk melindungi hati kita maka kita diwajibkan untuk mengetahui pintu-pintu mana saja yang dijadikan jalan untuk menguasai hati manusia.

Cara Setan Memasuki Jiwa ManusiaPintu tempat masuknya setan adalah semua sifat kemanusiaan manusia yang tidak baik. Berarti pintu yang akan dimasuki setan sebenarnya sangat banyak, Namun kita akan membahas pintu-pintu utama yang dijadikan prioritas oleh setan untuk masuk menguasai manusia. Di antara pintu-pintu besar yang akan dimasuki setan itu adalah:

1. Marah

Marah adalah kalahnya tentara akal oleh tentara setan. Bila manusia marah maka setan bisa mempermainkannya seperti anak-anak mempermainkan kelereng atau bola. Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan setan.

2. Hasad

Manusia bila hasad dan tamak menginginkan sesuatu dari orang lain maka ia akan menjadi buta. Rasulullah bersabda: ”Cintamu terhadap sesuatu bisa menjadikanmu buta dan tuli” Mata yang bisa mengenali pintu masuknya setan akan menjadi buta bila ditutupi oleh sifat hasad dan ketamakan sehingga tidak melihat. Saat itulah setan mendapatkan kesempatan untuk masuk ke hati manusia sehingga orang itu mengejar untuk menuruti syahwatnya walaupun jahat.

3. Perut kenyang

Rasa kenyang menguatkan syahwat yang menjadi senjata setan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Iblis pernah menampakkan diri di hadapan Nabi Yahya bin Zakariyya a.s. Beliau melihat pada setan beberapa belenggu dan gantungan pemberat untuk segala sesuatu seraya bertanya. Wahai iblis belenggu dan pemberat apa ini? Setan menjawab: Ini adalah syahwat yang aku gunakan untuk menggoda anak cucu Adam.Yahya bertanya: Apa hubungannya pemberat ini dengan manusia ? Setan menjawab: Bila kamu kenyang maka aku beri pemberat sehingga engkau enggan untuk sholat dan dzikir. Yahya bertanya lagi: Apa lainnya? Tidak ada! Jawab setan. Kemudian Nabi Yahya berkata:
Demi Allah aku tidak akan mengenyangkan perutku dengan makanan selamanya.
Iblis berkata. Demi Allah saya tidak akan memberi nasehat pada orang muslim selamanya.
Kebanyakan makan mengakibatkan munculnya enam hal tercela:
・ Menghilangkan rasa takut kepada Allah dari hatinya.
・ Menghilangkan rasa kasih sayang kepada makhluk lain karena ia mengira bahwa semua makhluk sama kenyangnya dengan dirinya.
・ Mengganggu ketaatan kepada Allah
・ Bila mendengarkan ucapan hikmah ia tidak mendapatkan kelembutan
・ Bila ia bicara tentang ilmu maka pembicaraannya tidak bisa menembus hati manusia.
・ Akan terkena banyak penyakit jasmani dan rohani

4. Cinta perhiasan dan perabotan rumah tangga

Bila setan melihat hati orang yang sangat mencintai perhiasan dan perabotan rumah tangga maka iblis bertelur dan beranak dan menggodanya untuk terus berusaha melengkapi dan membaguskan semua perabotan rumahnya, menghiasi temboknya, langit-langitnya dst. Akibatnya umurnya habis disibukkan dengan perabotan rumah tangga dan melupakan dzikir kepada Allah.

5. Tergesa-gesa dan tidak melakukan receck

Rasulullah pernah bersabda: "Tergesa-gesa termasuk perbuatan setan dan hati-hati adalah dari Allah SWT". Allah berfirman: ”Manusia diciptakan tergesa-gesa” dalam ayat lain ditegaskan: Sesungguhnya manusia itu sangat tergesa-gesa. Mengapa kita dilarang tergesa-gesa? Semua perbuatan harus dilakukan dengan pengetahuan dan penglihatan mata hati. Penglihatan hata hati membutuhkan perenungan dan ketenangan. Sedangkan tergesa-gesa menghalangi itu semua. Ketika manusia tergesa-gesa dalam melakukan kewajiban maka setan menebarkan kejahatannya dalam diri manusia tanpa disadari.

6. Mencintai harta

Kecintaan terhadap uang dan semua bentuk harta akan menjadi alat hebat bagi setan. Bila orang memiliki kecintaan kuat terhadap harta maka hatinya akan kosong. Kalau dia mendapatkan uang sebanyak satu juta di jalan maka akan muncul dari harta itu sepuluh syahwat dan setiap syahwat membutuhkan satu juta. Demikianlah orang yang punya harta akan merasa kurang dan menginginkan tambahan lebih banyak lagi.

7. Ta’assub bermadzhab dan meremehkan kelompok lain.

Orang yang ta’assub dan memiliki anggapan bahwa kelompok lain salah sangat berbahaya. Orang yang demikian akan banyak mencaci maki orang lain.
Meremehkan dan mencaci maki termasuk sifat binatang buas. Bila setan menghiasi pada manusia bahwa ta'assub itu seakan-akan baik dan hak dalam diri orang itu maka ia semakin senang untuk menyalahkan orang lain dan menjelekkannya.

8. Kikir dan takut miskin.

Sifat kikir ini mencegah seseorang untuk memberikan infaq atau sedekah dan selalu menyeru untuk menumpuk harta kekayaan dan siksa yang pedih adalah janji orang yang menumpuk harta kekayaan tanpa memberikan haknya kepada fakir miskin. Khaitsamah bin Abdur Rahman pernah berkata: Sesungguhnya setan berkata: Anak cucu Adam tidak akan mengalahkanku dalama tiga hal perintahku: Aku perintahkan untuk mengambil harta dengan tanpa hak, menginfaqkannya dengan tanpa hak dan menghalanginya dari hak kewajibannya (zakat).

Sufyan berkata: Setan tidak mempunyai senjata sehebat senjata rasa takutnya manusia dari kemiskinan. Apabila ia menerima sifat ini maka ia mengambil harta tanpa hak dan menghalanginya dari kewajiban zakatnya.

9. Memikirkan Dzat Allah

Orang yang memikirkan dzat Allah tidak akan sampai kepada apa yang diinginkannya ia akan tersesat karena akal manusia tidak akan sampai kesana. Ketika memikirkan dzat Allah ia akan terpeleset pada kesyirikan.

10. Suudzon terhadap orang Islam/ ghibah.

Allah berfirman dalam Surat Al Hujuroot 12 sbb.:

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."

Rasulullah pernah bersabda: "Jauhillah tempat-tempat yang bisa memunculkan prasangka buruk.

Kalau ada orang yang selalu suudzon dan selalu mencari cela orang lain maka sebenarnya ia adalah orang yang batinnya rusak. Orang mukmin senantiasa mencari maaf dan ampunan tetapi orang munafik selalu mencari cela orang lain.

Itulah sebagian pintu-pintu masuknya setan untuk menguasai benteng hatinya.
Kalau kita teliti secara mendetail kita pasti tidak akan mampu menghitung semua pintu masuknya setan ke dalam hati manusia

Sekarang bagiamana solusi dari hal ini? Apakah cukup dengan zikrullah dan mengucapkan “Laa haula wa laa quwwata illa billah”? ketahuilah bahwa upaya untuk membentengi hati dari masuknya serbuan setan adalah dengan menutup semua pintu masuknya setan dengan membersihkan hati kita dari sifat-sifat tercela yang disebutkan di atas. Bila kita bisa memutuskan akar semua sifat tercela maka setan mendapatkan berbagai halangan untuk memasukinya ia tidak bisa menembus ke dalam karena zikrullah. Namun perlu diketahui bahwa zikir tidak akan kokoh di hati selagi hati belum dipenuhi dengan ketakwaan dan dijauhkan dari sifat-sifat tercela. Bila orang yang hatinya masih diliputi oleh akhlak tercela maka zikrullah hanyalah omongan jiwa yang tidak menguasai hati dan tidak akan mampu menolak kehadiran setan. Oleh sebab itu Allah berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya." (Al A’raaf [7]: 201)

Perumpamaan setan adalah bagaikan anjing lapar yang mendekati anda. Bila anda tidak memiliki roti atau daging pasti ia akan meninggalkanmu walaupun cuma menghardiknya dengan ucapan kita. Tapi bila di tangan kita ada daging maka ia tidak akan pergi dari kita walaupun kita sudah berteriak ia ingin merebut daging dari kita. Demikian juga hati bila tidak memiliki makanan setan akan pergi hanya dengan dzikrullah. Syahwat bila menguasi hati maka ia akan mengusir dzikrullah dari hati ke pinggirnya saja dan tidak bisa merasuk dalam relung hati. Sedangkan orang-orang muttaqin yang terlepas dari hawa nafsu dan sifat-sifat tercela maka ia akan dimasuki setan bukan karena syahwat tapi karena kelalaian dari dzikrullah apabila ia kembali berdzikir maka setan langsung lari. Inilah yang ditegaskan firman Allah dalam ayat sebelumnya:

Artinya: "Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Al A’raaf [7]: 200)

Dalam ayat lain disebutkan:

Artinya: "Apabila kamu membaca Al Qur'an, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk. Sesungguhnya setan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah." (An Nahl [16] : 98-100)

Mengapa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Bila Umar ra. Melewati suatu lereng maka setan mengambil lereng selain yang dilewati Umar.”? Karena Umar memiliki hati yang bersih dari sifat-sifat tercela sehingga setan tidak bisa mendekat. Kendatipun hati berusaha menjauhkan diri dari setan dengan dzikrullah tapi mustahil setan akan menjauh dari kita bila kita belum membersihkan diri dari tempat yang disukai setan yaitu syahwat, seperti orang yang meminum obat sebelum melindungi diri dari penyakit dan perut masih disibukkan dengan makanan yang kerasa dicerna. Taqwa adalah perlindungan hati dari syahwat dan nafsu apabila zikrullah masuk kedalam hati yang kosong dari zikir maka setan mendesak masuk seperti masuknya penyakit bersamaan dengan dimakannya obat dalam perut yang masih kosong.

Allah SWT berfirman :
Artinya: "Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya." (Qaaf [50]: 37)

Wallahu a’lamu bish showab.

More aboutCara Setan Memasuki Jiwa Manusia